Tegangan AC dibagi menjadi tiga level tegangan yaitu : Perhitungan kuat Arus (I) Perhitungan kuat arus perlu debedakan antara perhitungan satu fasa dengan tiga fasa dengan uraian sebagai berikut : Satu Fasa Untuk perhitungan kuat arus satu fasa adalah P I = ---------------- E x Cosθ Dimana : I = Kuat arus yang mengalir (ampere) P = Daya beban terpasang (watt) E = Tegangan terpasang Cos θ= Faktor daya Untuk perhitungan kuat arus 3 fasa adalah : P I = ----------------------- 1.732 x E x cos θ Dimana : I = Kuat arus yang mengalir (ampere) 1.732= Akar 3 P = Daya beban terpasang (watt) E = Tegangan terpasang(Volt) Cos θ= Faktor daya Penentuan Penampang kabel juga dibedakan berdasarkan fasa yang mengalir, dengan uraian sebagai berikut : Satu fasa. Rumus yang digunakan adalah : 2 x L x I x Cosθ A= --------------------- γ x u Dimana : A = Luas Penampang Minimun kabel (mm) L = Panjang Kabel (m) I = Kuat arus yang melewati kabel (Ampere) γ = Hantaran jenis tembaga (ohm) u = Rugi-rugi tegangan (volt) cosθ = Faktor daya b. Tiga fasa Rumus yang digunakan adalah 1,732 x I x L x cos θ A= -------------------------- γ x u Dimana : A = Luas Penampang Minimun kabel (mm) L = Panjang Kabel (m) I = Kuat arus yang melewati kabel (Ampere) γ = Hantaran jenis tembaga (ohm) u = Rugi-rugi tegangan (volt) cosθ = Faktor daya Hubungan warna dengan suasana hati : Sedangkan warna cahaya lampu di kelompokan menjadi: 3.1 Rumus-rumus E = I/d2 cos β (lux) Dimana : E = Iluminasi, lux (lm/m2) I = Intensitas sumber cahaya kearah titik yang disinari (lm) d = Jaraj dari lampu ke titik bidang yang disinari (m) β = Sudut dating sinar (dihitung antara garis tegak lurus bidang dan sinar) DF = Ei/Eo x 100% Dimana : DF = Ei = iluminasi pada satu titik didalam ruangan Eo = iluminasi di ruang luar oleh cahaya bola langit yang tidak terhalang.
Daylight factor


0 komentar: